
Selama dua pekan ini, sosial media kita mulai diramaikan dengan pemberitaan mengenai COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yang sudah menyebar di Indonesia. Setelah kita merasa kuat, yang dengan bangganya kita berpikir bahwa negara Indonesia tidak bisa dimasuki virus ini karena beberapa hal yang juga sempat menjadi guyonan kita, namun pada akhirnya virus corona positif masuk ke Indonesia.
Saat ini kita sudah dibingungkan dan dibuat panik oleh virus ini, setelah ada WNI yang terinfeksi virus ini, bahkan sampai sudah ada yang meninggal dunia. Kini, dunia pendidikanpun terkena imbasnya dari penyebaran virus ini, Bapak Menteri, Gubernur dan Wali Kota/Bupati sudah mengeluarkan kebijakan meliburkan sekolah/madrasah selama 14 hari untuk mengantisipasi penyebaran virus agar tidak meluas. Meski untuk kelas akhir tetap masuk sekolah untuk melaksanakan ujian.

Meski demikian, kita jangan terlalu takut dengan penyakit, tapi kita juga jangan sombong dengan penyakit. Mari kita sering membaca istighfar dan sholawat sebagai bentuk ikhtiyar kita dalam menghadapi musibah ini, khususnya sholawat thibbil qulub, yang kemarin juga dianjurkan oleh Bupati Malang saat acara Harlah NU 97 di Dampit untuk selalu dibaca saat pujian sholat lima waktu. Faeadah dari sholawat ini adalah untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat dari segala macam penyakit dzahir maupun batin. Adapun bacaan dari sholawat thibbil qulub adalah :
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ wa nûril abshâri wa dliyâ-ihaa wa ’alâ âlihî wa shahbihî wa sallim.
“Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”
Selain itu, untuk pencegahan penyebaran virus tersebut, mari kita biasakan :
- Mencuci tangan dengan sabun secara berkala, khususnya sebelum dan setelah melakukan kegiatan apapun.
- Menjaga daya tahan tubuh, agar imunitas tubuh kita semakin kuat melawan virus apapun.
- Tidak pergi ke tempat yang terjangkit. (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Bali, Banten dan DI Yogyakarta; diambil dari web Kementerian Kesehatan RI).
- Menggunakan masker jika diperlukan.
- Hindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan.
Berikut juga bisa anda download mengenai protokol kesehatan penanganan covid-19.
Protokol Kesehatan COVID-19.pdf
Instruksi dan Edaran PBNU mengenai pencegahan penyebaran virus corona

Sumber :