Dua hari kemarin (26/05/2020) warga Dampit dihebohkan dengan berita warga Desa Majangtengah dan Desa Sukodono yang melakukan kontak dengan pasien corona dari Lumajang. Berita tersebut langsung menyebar pesat melalui sosial media, baik whatsapp maupun facebook.
Tadi pagi (28/05/2020) Gusgas Covid-19 MWC NU Dampit yang diketuai Bpk. Miskari menerima bantuan dari KH. Marzuki Mustamar pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur. Beliau memberikan bantuan berupa beras, bahan desinfektan dan alat pelindung diri (APD) sebagai bentuk kepedulian untuk para warga NU yang terkena dampak.

Bpk. Miskari menyampaikan terima kasih kepada KH. Marzuki Mustamar sekaligus memohon do’a agar wabah covid yang terjadi di Dampit khususnya dan Indonesia pada umumnya segera berakhir dan semua kembali pada tatanan normal yang lebih baik.
Bantuan tersebut diberikan oleh KH. Marzuki Mustamar melalui Bpk. Aji Purnawarman (mantan anggota DPRD Malang) dan Bpk. Zaini Nasiruddin ( mantan anggota DPRD Prop. Jatim) kepada Gusgas Covid-19 MWC NU didampingi Bpk. Eko Cahyono selaku ketua MWC NU Dampit, Bpk. Ukasya Ali sekretaris Gusgas Covid-19 dan Bpk. Alex Busri selaku anggota Gusgas yang juga perangkat Desa Majangtengah.

Setelah itu Gusgas Ranting NU langsung memberikan bantuan kepada warga yang telah melakukan isolasi mandiri dan mereka semua dalam keadaan sehat. Sebagai tambahan informasi, hari Sabtu (30/05/2020) dari pihak Puskesmas bersama Dinas Kesehatan dan tim Gusgas akan melakukan rapid test kepada warga yang telah melakukan kontak terhadap pasien corona dari Lumajang.

